Hari ini ITB angkatan 2013 hampir seharian ini
menghabiskan waktu di Sabuga mendengarkan berbagai seminar dan Defile OHU.
Pertama, acara dimulai dengan penyuluhan mengenai K3L. K3L adalah singkatan
dari Keamanan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan ini merupakan salah satu lembaga
di ITB. K3L mengurus bidang keamanan di ITB, berupa patroli, izin acara di
kampus, dan evakuasi dari bencana seperti kebakaran dan gempa. Kemudian acara
dilanjutkan ke Defile OHU. Acara ini merupakan pengenalan singkat seluruh unit
kegiatan mahasiswa yang ada di ITB. Semua unit dari berbagai rumpun, yaitu
olahraga, pendidikan, kajian, agama, seni & budaya, dan media. Pengenalan
unit yang komplit akan diadakan di OHU 2013 yang akan berlangsung pada tanggal
1 September 2013 nanti.
Setelah Defile OHU
selesai, dimulai lah seminar OSKM yang menampilkan empat narasumber.
Diantaranya adalah Gita Wirjawan (Menteri Perdagangan Republik Indonesia),
Indra Hidayat (Teknik Mesin 2009), Tri Mumpuni W. (pemberdaya listrik di daerah
terpencil di Indonesia), dan Seterhen Akbar (founder dan CEO Riset Indie). Seminar OSKM
ini dimoderasi oleh Maria Selena, Puteri Indonesia 2011, yang merupakan alumni
ITB.
Seminar Sesi Pertama
oleh Gita Wirjawan
Semangat kemahasiswaan sangat kental dengan kearifan
lokal. Mengapa? Karena mahasiswa butuh belajar memajukan Indonesia yang tidak
melupakan kepentingan rakyat. Terutama perekonomian Indonesia. Perekonomian
Indonesia harus berkorelasi dengan kepentingan rakyat namun juga relevan dengan
geopolitik yang ada. Pemimpin Indonesia butuh kearifan lokal yang memajukan
potensi budaya dan sumber daya namun tidak menghilangkan budaya bangsa sendiri.
Indonesia butuh pemuda proaktif, yang dapat menggangnamkan dunia dengan
kemahiran teknologi, kekayaan budaya, kesinambungan demokrasi, dan kemajuan
ekonomi. Indonesia butuh pemimpin yang mampu menjawab tantangan zaman dan
responsif terhadap kepentingan rakyat. Pada akhir sesi, Pak Gita berpesan,
"jadilah garuda-garuda yang kreatif, terampil, melek teknologi, mempunyai
semangat kebangsaan, dan menjunjung kearifan lokal."
Seminar Sesi Kedua
oleh Indra Hidayat
Seminar kali ini dipersembahkan oleh Wanadri, salah
satu organisasi pencinta alam. Dalam sesi ini, Kak Indra menunjukkan bahwa
Indonesia begitu kaya dari luas hingga sumber daya yang ada di dalamnya. Karena
karunia itu lah, pemuda harus sadar diri, sadar lingkungan, dan sadar tujuan.
Seminar Sesi Ketiga
oleh Tri Mumpuni W.
Integritas dan kompetensi diri diliputi oleh logika
dan empati. Agar muncul akal sehat, dibutuhkan logika dan empati yang sejalan.
Jika akal sehat muncul, akan timbul paradigma pembangunan yang baik sehingga
pembangunan menjadi kuat. Membangun berarti menjadi wirausahawan sosial.
Wirausahawan sosial meliputi perbaikan visi pembangunan, perubahan paradigma
investasi, dan pembatasan pembuatan usaha.
Seminar Sesi Keempat
Seterhen Akbar
Dalam sesi ini, Kak Saska memperkenalkan usahanya,
Riset Indie, yang merupakan komunitas riset yang tidak kaku. Banyak sekali
inovasi yang dipaparkan, salah satunya satu hari angkot gratis dan tidak
mengetem. Sesi kali ini memotivasi mahasiswa untuk berkolaborasi dengan
keilmuan lain dan jangan takut gagal.
Setelah sesi keempat selesai, seminar OSKM membuka
sesi tanya jawab kemudian ditutup oleh moderator.
No comments:
Post a Comment