1. Visi Ketuhanan
Pada dasarnya hidup manusia di dunia ini singkat, akhirat itu abadi. Oleh karena itu tentu kita harus memikirkan sebuah visi hidup yang berfokuskan pada Allah. Dengan begitu sudah pasti visi hidup kita menjadi terarah ke jalan yang baik, tanpa ternodai keinginan egois kita dan kerkusan kita pada harta. Jangan sampai visi kita mengincar kebahagiaan dunia semata karena itu hanya kenikmatan sementara.
2. Pola Pikir K3
Pola pikir K3 terdiri dari kritis, konstruktif dan kreatif.
- Kritis.
- Kreatif
- Konstruktif
3. Kolaborasi
Kolaborasi adalah suatu bentuk kerja sama untuk mencapai tujuan berssama.Kolaborasi sendiri terdiri dari tiga tahap yaitu team building, atau pembuatan grup kerja sama itu sendiri, sejarah pergerakan bisa dibilang sejarah kolaborasio yang lalu dan sistemnya. Sistem dapat berbentuk horizontal (hubungan sederajat) atau vertikal (mengawasi bagaikan pemerintah dan rakyat). Kemudian ada manajemen konflik, ada yang personal dan organisasi. Manajemen konflik personal bisa dengan win-win situation, win-lose situation dan lose-lose situation. Sementara manajemen konflik organisasi bisa melalui bargaining approach diantara masyarakat tak bertiungkat, bureaucracy aprroach (dimana terdapat tingkatan atasan dan bawahan), lalu terakhir sistem approach (eliminasi/penyaringan masalah ke masalah utama).
4. Cinta tanah air
Sering sekali setelah kita sukses dan dapat mengubah negeri kita, kita justru meninggalkannya dan berkontribusi dalam memajukan negara lain. Padahal seharusnya tidak seperti itu, untuk mencegah hal itu terjadi dan memajukan bangsa kita, pertama kita harus mengenal identitas bangsa kita, lagu Indonesia Raya, Pancasila, Garuda Indonesia, dan lain semacamnya adalah ciri khas ngeri kita, setelah mengenal kita akan mulai mencintai negeri kita, setelah mencintainya kita harus menyadari keadaan realitas negeri kita. Negeri kita banyak kekurangan dan kelebihan, jika kita mencintai negeri kita kita tak hanya menerima kelebihan namun juga kekurangannya dan berusaha mengembangkannya menjadi sebuah kelebihan atau setidaknya menghilangkannya.
Setelah itu kita memerlukan visi kebangsaan. Visi yang akan memajukan negeri tercinta kita, tak hanya memberikan kepuasaan pribadi. Visi saya sendiri adalah membuat lembaga penyedia modal ataupun pelatihan untuk memberi kesempatan bagi seluruh warga Indonesia yang tak mampu maupun tak bekerja untuk memulai usaha mereka sendiri, dengan harapan mereka mengembangkannya, memperbanyak lapangan kerja sekaligus mensejahterakan masyarakat.
5. Urgensi Kemahasiswaan
POPOPE
posisi mahasiswa adalah sebagai masyarakat sipil terpelajar dengan potensi luas seperti sifat kritis, kreatif, multidisiplin ilmu, idealis, dll. Selain itu mahasiswa memiliki peran sebagai Agent of Change(pengubah bangsa), Iron Stock(ilmu dan sifat bisa ditempa) dan Guardian of Value(penjaga nilai).
Kabinet KM ITB. KM ITB terdiri dari seluruh mahasiswa S1 di ITB. Badan pelengkapannya sendiri terdiri dari:
- Kongres
- Tim Beasiswa
- Kabinet
- Majelis wali amanat wakil Mahasiswa
- Unit dan Himpunan jurusan
TRIDARMA PERGURUAN TINGGI
-pendidikan dan pengajaran
-penelitian dan pengembangan
-pengabdian masyarakat
Nama : Dewi Nurfitri
NIM : 16713297

No comments:
Post a Comment