Resume Pola Pikir K3
Pola pikir K3 terdiri dari 3 bagian yaitu :
1. Kritis
Kritis dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mempunyai arti yaitu :
·
Bersifat
tidak lekas percaya
·
Bersifat
selalu berusaha menemukan kesalahan atau kekeliruan
·
Tajam dalam
penganalisisan
Jadi secara sederhana kritis adalah pola pikir yang tidak langsung
menerima atau membenarkan sesuatu tapi menganalisisnya secara tajam dan
mendalam.
2. Kreatif
Kreatif dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mempunyai arti yaitu :
·
Memiliki
daya cipta atau memiliki kemampuan untuk menciptakan
·
Bersifat
(mengandung) daya cipta
Jadi secara sederhana
kreatif adalah pola pikir yang memiliki daya cipta untuk menghasilkan sesuatu
yang baru atau belum ditemukan.
3. Konstruktif
Konstruktif dalam Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI) mempunyai arti yaitu :
·
Bersangkutan dengan konstruksi
·
Bersifat membina, memperbaiki, membangun, dsb
Jadi secara sederhana konstruktif adalah pola
pikir yang mempunyai tujuan untuk membangun hal yang lebih baik.
Adapun contohnya dalam kehidupan sehari – hari ialah :
Pada suatu hari di sebuah
rumah terdapat seseorang yang memiliki gejala seperti demam tinggi, menurunnya daya tahan tubuh sebagai akibat dari
menurunnya nafsu makan, sering merasakan lelah dan mudah mengeluh sakit kepala.
Sebagai seseorang yang kritis, kita
harus menganalisis secara tajam gejala
tersebut dan tidak mudah mendiagnosis apakah dia terkena penyakit tipus, demam
berdarah, dsb. Sebaiknya kita harus mempelajari apakah penyebab gejala tersebut
dan mencari ciri khas dari penyakit yang ditimbulkan oleh virus, bakteri, dan
mikroorganisme lainnya. Untuk lebih memperdalam wawasan kita tentang gejala
itu, kita dapat mencari di internet atau membaca buku – buku kesehatan yang
berhubungan dengan gejala tersebut. Terkadang kita sudah memberi obat untuk
penyakit A namun orang
Kemudian sebagai
makhluk yang kreatif, kita dapat
melakukan penelitian tentang gejala dan cara menyembuhkannya baik dalam membuat
obat yang kimiawi maupun alamiah / herbal. Lebih baik lagi jika kita dapat
menciptakan alat yang dapat mendeteksi apakah itu gejala dan penyakit tertentu
seperti tipus atau demam berdarah. Lalu kita juga bisa cara lain yang belum
pernah dilakukan seperti menciptakan dokter atau farmasis ‘robot’ yang pastinya
sangat susah untuk membuatnya layaknya dokter atau farmasis manusia.
Pola
pikir yang terakhir adalah konstruktif
dimana bersifat membangun sesuatu yang berguna untuk pasien. Pola ini dapat
kita aplikasikan dengan cara yang termudah yaitu membangun klinik atau rumah
sakit yang tujuannya bukan mencari untung, namun untuk pengabdian masyarakat.
Selain itu, kita juga bisa membentuk sebuah himpunan mahasiswa yang hatinya
benar – benar tergerak untuk menolong yang orang yang membutuhkan bantuan. Dan
sesuatu yang belum bisa terwujud di Indonesia ini adalah pengobatan jarak jauh
atau melalui alat komunikasi yang baru – baru ini diterapkan oleh Amerika.
Mereka melakukan operasi dari jarak jauh dimana dokternya di Amerika dan
pasiennya di Eropa. Sungguh menakjubkan !
Semoga di masa depan
kehidupan di Indonesia bisa lebih maju baik pemerintahan dan rakyatnya dapat
memiliki pola pikir yang tidak hanya pintar tetapi juga bijaksana yang dapat
mengatur negara dan bangsa kita. #untukindonesia
Nama : Joshua Christian Prawiro
Fakultas : Sekolah Farmasi
NIM : 16213110
No comments:
Post a Comment