Disusun oleh Irma Yanti Sepnadi
Masalah adalah suatu hal yang lazim ditemui manusia. Masalah memang dapat memberatkan manusia namun hal itulah yang justru membuat manusia belajar akan arti kehidupan. Masalah ada untuk diatasi, namun kebanyakan manusia justru membuat suatu masalah atau fenomena menjadi lebih rumit dan kompleks. Untuk itulah kita perlu mengenal suatu pola pemikiran yang baik dalam mengatasi suatu masalah.
Pola pikir K3 adalah suatu pola pikir yang dapat membantu manusia menyelesaikan masalah. Pola pikir K3 terdiri atas pola pikir kritis, pola pikir Kreatif, dan pola pikir konstruktif.
Pola pikir Kritis, artinya ketika seorang manusia menemukan suatu masalah atau fenomena, dia tidak lantas menerima hal tersebut. Tetapi dia cenderung untuk menganalisis masalah atau fenomena tersebut dengan pemikiran yang tajam.
Pola pikir Kreatif, artinya memiliki daya cipta untuk membuat sesuatu yang baru. Jadi, setelah seorang manusia mendapati sebuah masalah dan mengkritisinya, dia lantas memikirkan jalan keluar atau pemecahan masalah dengan hal-hal yang yang berbeda dari sebelumnya, atau memberikan modifikasi terhadap pemecahan masalah yang sudah ada, sehingga menjadi lebih baik.
Pola Pikir Konstruktif, artinya membangun sesuatu atau solusi yang telah terpikirkan sebelumnya. Sehingga apa yang telah dia pikirkan sebelumnya tidak hilang begitu saja dan menjadi suatu hal yang sia-sia.
Dengan adanya pola pikir K3 ini, manusia terutama mahasiswa diharapkan mampu untuk menyelesaikan masalah secara efektif, yang nantinya akan berguna untuk membangun Bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik.
No comments:
Post a Comment